Terdapat banyak hal yang harus diperhatikan ketika Anda mulai belajar. Berikut ini beberapa fakta-fakta menarik tentang sukses belajar trading forex yang wajib Anda ketahui?

Pahami Diri Anda
Untuk membuat profit dalam trading, Anda harus memahami pasar. Sebelum Anda memahami pasar, pahami diri Anda terlebih dahulu. Langkah pertama untuk mendapatkan kesadaran diri adalah dengan memastikan bahwa toleransi resiko Anda dan alokasi modal untuk forex serta perdagangan tidak berlebihan atau kurang.Artinya Anda harus berhati-hati dalam memperlajari dan menganalisa tujuan finansial Anda dalam forex trading.

Rencanakan dan Fokus Pada Tujuan
Setelah Anda mengetahui apa tujuan Anda bertading, tentukan timeframe dan rencana kerja secara sistematis untuk karir trading Anda. Tnayakan pada diri Anda berbagai pertanyaan berikut:

Apakah yang menjadi ukuran kegagalan dan titik manakah yang Anda anggap sebagai keberhasilan?

Seberapa lamakan waktu yang Anda butuhkan untuk mencoba berbagai metode dalam mempelajari trading? berapa banyak waktu yang dapat Anda luangkan untuk bertrading?

Apakah Anda bertrading untuk kemandirian finansial atau hanya untuk mengasilkan penghasilan tambahan?

Pertanyaan pertanyaan diatas akan membantu Anda memperoleh pandangan yang nyata akan perlunya kegigihan dan kesabaran sebelum mulai bertrading. Selain itu, dengan memiliki tujuan yang jelas akan membantu Anda bekerja lebih mudah karena Anda telah memahami resiko yang dapat mengurangi profit.

Pilih Broker Dengan Hati-Hati
Poin ini seringkali diacuhkan oleh trader pemula. Hal ini merupakan salah satu faktor esensial dalam suksesnya trading Anda. Seluk beluk broker harus Anda teliti dengan benar. Broker palsu tentunya akan menjerumuskan Anda dan bisa saja membuat Anda kehilangan banyak uang.

Selain itu perhatikan kondisi trading, platform yang disediakan dan efisiansi pelayanan pelanggan. Teliti broker Anda sebelum mulai mempertimbangkan untuk bertrading. Anda dapat melihat review broker kami sebagai referensi dalam memilih broker.

Pilih Tipe Akun dan Rasio Leverage Berdasarkan Kebutuhan dan Ekspektasi
Sebagai kelanjutan dari poin diatas, sangatlah penting untuk memilih tipe akun yang paling sesuai untuk ekspektasi dan level pengetahuan trading.

Banyaknya pilihan akun pada broker mungkin awalnya akan membingungkan, tapi semakin rendah leverage artinya semakin bagus. Jika Anda sudah memahami leverage dan trading secara umum, akun standar sudah cukup memenuhi kebutuhan Anda. Jika Anda benar-benar pemula, berlatih dalam jangka waktu tertentu pada akun mini. Secara umum, semakin rendah resiko, semakin tinggi kesempatan Anda. Gunakan cara yang paling aman untuk memulai karir trading Anda.

Mulai dengan modal kecil
Salah satu tips terbaik trading forex adalah mulai dengan modal kecil dan leverage rendah. Jumlah tersebut akan meningkat seiring terciptanya profit pada akun Anda. Tidak ada bukti nyata bahwa akun besar akan mendapatkan profit besar. Jika memang Anda sudah membuktikan strategi trading tepat untuk meningkatkan profit, tidak masalah. Jika tidak, tidak ada gunanya terus menambahkan uang pada akun yang pada akhirnya akan hilang begitu saja.

Fokus Pada Satu Currency Pair
Dunia perdagangan mata uang itu rumit dan membingungkan karena kondisi pasar yang kacau secara alami. Pelaku pasar memiliki karakteristik yang berbeda dengan tujuan beragam. Sangatlah sulit untuk menguasai seluruh jenis kegiatan keuangan terjadi di dunia, sehingga dengan fokus pada satu currency pair yang paling kita pahami adalah jalan keluar terbaik.

Selain itu, bertrading dengan mata uang negara Anda juga merupakan ide bagus. Namun, jika hal tersebut tidak bisa menjadi pilihan Anda, bertradinglah dengan mata uang paling likuid dan pair yang paling luas diperdagangkan. Tips ini sangat cocok baik untuk trader pemula maupun trader berpengalaman.

Trading bukanlah hal yang mudah dipelajari. Beberapa orang tergoda untuk bertrading dengan iming-iming kesuksesan dan untung yang melimpah. Namun, semua itu tidak bisa dengan mudah didapatkan. Trader sukses membutuhkan waktu lama hingga menemukan cara terbaik untuk tradingnya. Berbagai macam strategi dan metode diterapkan dalam trading untuk mencapai hasil yang diharapkan.

Berikut ini Tips apik atasi permasalahan seputar belajar trading forex dengan baik dan benar :

Kendalikan Emosi
Singkirkan semua perasaan serakah, euforia, panik dan ketakutan berlebihan ketika Anda menjadi seorang trader. Meskipun sudah jelas betul bahwa trader juga manusia yang merasakan berbagai macam emosi. Namun, emosi tersebut dapat dikontrol sehingga meminimalisir efeknya. Itulah sebabnya trader selalu disarankan untuk memulai dengan modal kecil.

Dengan mengurangi resiko, emosi kita dapat lebih stabil dan tenang sehingga dapat lebih mudah menentukan tujuan trading jangka panjang. Dengan mengurangi emosi yang dapat berdampak pada trading, logika akan menjadi lebih dominan. Emosi yang tidak terlalu intens merupakan salah satu tips penting trading sukses.

Catat Perjalanan Trading Anda
Dengan mencatat seluruh trading, Anda dapat mempelajari ketika trading berhasil maupun gagal. Pendekatan analitis untuk trading tidak harus dimulai dari analisis fundamental dan analisis teknikal dari tren harga atau formulasi strategi trading. Mulailah dari yang paling simpel, dari uang pertama yang Anda letakkan pada open position dan kesalahan kalkulasi serta metode trading pertama Anda.

Trader sukses akan selalu membuat catatan, sebuah jurnal aktivitas perdagangan dimana trader tersebut dapat menelaah kesalahan dan keberhasilannya. Sejak masih belajar trading forex, catatlah apa yang menyebabkan kerugian dan apa yang dapat menghasilkan profit. Dari sinilah Anda dapat meneliti strategi atau momen terbaik untuk trading.

Buat Rencana dan Analisis Trading Sesederhana Mungkin
Rencana trading maupun analisis harus mudah dipahami dan jelas. Forex trading bukanlah ilmu pasti. Meskipun Anda seorang ahli matematika atau profesor ekonomi, belum tentu Anda sukses dalam bertrading.

Kejelasan visi, tujuan jelas yang telah diteliti dengan seksama dan latihan pada metode yang Anda yakini untuk meraih karir gemilang dalam trading forex. Untuk meraih semua ini, Anda harus menahan godaan untuk overexplain, overanalyze, dan yang paling penting adalah, rasionalisasikan kegagalan Anda. Apapun yang memicunya, kegagalan tetaplah kegagalan.

Forex Merupakan Suatu Probabilitas
Forex sama dengan segala sesuatu tentang analisis resiko dan probabilitas. Tidak akan ada satu metode atau style yang akan menghasilkan keuntungan selamanya. Kunci kesuksesan dalam forex adalah dengan memahami bahwa kerugian tidak melulu berbahaya sedangkan profit dapat berlipat ganda. pemahaman macam ini adalah satu satunya cara untuk mengelola alokasi resiko sesuai dengan pemahaman probabilitas dan risk management.

Belajar Money Management
Begitu Anda berhasil mendapatkan profit, sekarang saatnya untuk melindunginya. Money management adalah meminimalisir loss dan memaksimalkan profit. Untuk memastikan bahwa Anda tidak mempertaruhkan profit yang telah Anda dapat dengan susah payah, untuk memotong kerugian dan meningkatkan profit. Anggaplah money management sebagai kitab suci dan pusat informasi trading Anda kapan saja.

Pelajari Pasar, Fundamental dan Faktor Teknikal
Ketiga faktor ini bisa mempengaruhi harga pasar. Namun, kesalahan analisis sangat jarang menjadi faktor utama hancurnya trading. Konsekuensi dari kesalahan aplikasi atau pemahaman fundamental serta teknikal menjadi faktor pembunuh trading.

Hal-hal seperti money management dan pengendalian emosi merupakan faktor yang lebih penting untuk dipelajari oleh pemula. Setelah kedua hal tersebut Anda kuasai, mulailah mempelajari pasar, fundamental dan faktor teknikal. Analsis merupakan hal penting tapi hanya setelah Anda memiliki sikap yang tepat untuk menghadapi trading serta berani mengambil resiko.

Jangan Mudah Menyerah
Sangat tidak mungkin seseorang menjadi trading genius dalam waktu semalam, jadi Anda harus bersabar dan tekun untuk mengasah skill trading sebelum menyerah. Para trader sukses pun selalu mengalami keterpurukan dulu sebelum berjaya.

Selama proses belajar trading forex tidak membahayakan kondisi finansial dan mempengaruhi rencana hidup Anda secara umum, kekalahan dalam proses belajar tidak akan membuat Anda bangkrut. Ambil resiko selama Anda mampu menanggungnya. Tetaplah tekun dan buktikan keinginan kuat Anda untuk menjadi trader yang sukses.

Michael Marcus adalah trader komoditi. Ia mulai dikenal ketika berhasil mengembangkan account $30,000 menjadi $80 juta. Di samping trading untuk diri sendiri, ia juga trading untuk perusahaan investasi Commodities Corporation (sekarang adalah bagian dari Goldman Sachs).

Seperti kebanyakan trader pada umumnya, Marcus pernah mengalami kerugian yang hampir menghabiskan seluruh dana dalam account tradingnya. Saat itu pengetahuan dan kemampuan tradingnya masih biasa-biasa. Setelah kemudian ia belajar dari trader komoditi terkenal Ed Seykota, hasil tradingnya di pasar komoditi semakin baik dengan selalu memperoleh keuntungan yang konsisten.

Berikut adalah petikan wawancaranya dengan Jake Schwager, penulis buku \’Market Wizards\’, tentang apa yang harus diperhatikan para trader agar memperoleh keuntungan yang konsisten:

1. Tiap trader memiliki gaya yang berbeda

“Anda mesti mengikuti cara Anda sendiri. Saya mempunyai banyak teman trader berbakat. Dari pengalaman, jika saya mengikuti cara trading mereka atau mencoba trade dengan ide mereka, kemungkinan besar saya akan loss. Setiap trader mempunyai kekuatan, kelemahan, dan gaya yang berbeda. Ada yang bisa menahan profit hingga waktu yang cukup lama, tetapi ada juga yang dengan cepat mengambilnya. Ada yang cepat-cepat cut loss, tetapi ada yang menahan kerugian hingga lama. Apapun yang terjadi, tradinglah dengan gaya Anda sendiri.”

Dalam hal ini Marcus menyarankan agar trading sesuai dengan personality kita. Jika kita cenderung bisa menahan profit, trading dengan sistem trend following (mengikuti trend). Jika kita biasa dengan beberapa kerugian kecil yang beruntun tetapi juga bisa profit lumayan, trading dengan chart pattern (pola chart). Yang penting kita bisa disiplin, fokus, dan tidak emosional.

2. Selalu gunakan stop loss

“Selalu gunakan stop loss. Artinya jangan diubah-ubah lagi. Anda harus komit dan bisa menerima kerugian jika memang ternyata salah posisi.” Marcus menyarankan agar level stop loss ditentukan mendekati atau pada level support atau resistance, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mentaatinya.

3. Jangan sering-sering masuk pasar

“Anda seharusnya tidak sering-sering masuk pasar. Lakukan analisa fundamental, teknikal dan sentimen pasar sebelum masuk. Pasar hanya akan sesuai dengan ketiga faktor tersebut.” Dalam hal ini Marcus menyarankan agar kita entry berdasarkan sinyal trading yang probabilitasnya tinggi. Hindari over-trading.

4. Trading pada pasar yang Anda kenal

Dalam hal ini Marcus lebih menyukai pasar yang volatilitasnya tidak terlalu tinggi. Menurutnya volatilitas yang tidak terlalu tinggi lebih bisa diprediksi dan technical oriented. Didalam pasar forex, jika Anda sudah terbiasa dengan suatu karakteristik pasangan mata uang tertentu (ketika Anda mencoba account demo), maka akan lebih mudah jika Anda trading pada pasangan tersebut.

5. Gunakan money management dengan benar

Untuk money management, Marcus biasanya menentukan resiko per trade tidak lebih dari 5% dari balance. Dari pengalamannya, dengan resiko 5% ia bisa menahan 20 kali kesalahan posisi. Secanggih apapun sistem trading Anda, money management harus Anda terapkan agar bisa tetap bertahan di pasar.

Menurut Charlie Burton yang beralamat di desa Greenham, Berkshire county, Inggris, prestasi terbaiknya dalam pengalaman 17 tahun trading di sebuah perusahaan pengelolaan dana finansial besar adalah meraup £7,000 dalam lima menit dari trading emas. Kini setelah keluar dari perusahaan itu, target hariannya hanya sekitar £500 hingga £1,000.

Tetapi meski berstatus mantan trader institusional, ia tidak tiba-tiba jadi ahli setelah bertrading sendiri. \”Saya kehilangan £250,000 di tahun pertama trading solo dan kenangan itu akan selamanya saya ingat,\” tutur Burton.

Setelah beberapa waktu berlalu, barulah ia bisa membalikkan keadaan. Dari pengalaman itu, ia mengatakan bahwa trader pemula harus memproyeksikan akan mengalami rugi di beberapa tahun awal, dan setidaknya setelah 2 tahun baru akan bisa menghasilkan profit. Katanya, \”Anda harus mampu menghadapi hantaman (kerugian) dan bila Anda mengalami satu bulan buruk maka bisa sangat berat bagi beberapa orang.\”

Kunci untuk menghadapi hal seperti itu ada pada psikologi, \”Sekarang saya sudah tahu untuk tidak kelewat gembira ketika berada dalam posisi kuat, karena saya tidak ingin terpuruk di hari yang buruk\”.

Tentang kesuksesannya, Burton mengaku, \”Saya bukan trader institusional yang bisa mendapatkan bonus jutaan setiap tahun, tetapi saya juga punya banyak pengalaman… Orang-orang berpikir bahwa jika sudah membaca beberapa buku dan mengikuti training maka akan menghasilkan uang, padahal ini sesungguhnya adalah salah satu pekerjaan paling susah di dunia ini (yang membutuhkan pengalaman dan konsistensi).\”

Bagi pemula yang masih belajar trading forex, Burton menyarankan agar mengawali dengan part time saja sambil tetap menggarap kerja fulltime lainnya.

Sebelum memulai trading secara real, kita banyak dianjurkan untuk membuka akun demo terlebih dulu. Dengan akun demo, Anda dapat trading dengan uang palsu dan bisa mencoba bagaimana melakukan trading seperti sesungguhnya.

Tujuan berlatih dengan akun demo adalah untuk belajar mengenali cara bertrading sekaligus memperbanyak pengalaman meski hanya sekedar dengan uang virtual.

Tujuan akhir dari penggunaan demo tentunya adalah agar Anda siap untuk bertransisi ke akun real. Meski demikian, pada prakteknya transisi dari akun demo ke akun real bisa rumit dan butuh penyesuaian.

Hal ini tidak jauh berbeda dengan perbandingan antara belajar menerbangkan pesawat menggunakan simulator versus menerbangkan pesawat nyata untuk pertama kalinya.

Secara teori, jika Anda telah menguasai simulator penerbangan, maka tidak akan masalah bagi Anda untuk menerbangkan pesawat aslinya. Pada kenyataannya, saat pertama kali Anda menerbangkan pesawat sungguhan, Anda akan dikuasai oleh rasa gugup dan khawatir.

Demikian juga ketika Anda hendak open position menggunakan uang nyata untuk pertama kalinya saat trading. Karena sebelumnya Anda hanya menggunakan uang virtual, maka emosi trading Anda akan berubah saat pertama kali menjalankan akun real.

Resiko menerbangkan pesawat dengan ceroboh dapat membahayakan keselamatan nyawa Anda. Begitu pula di forex, jika Anda terlalu sembrono maka resiko terburuk adalah Anda akan kehilangan semua modal Anda.

Terbang memerlukan lepas landas, mematuhi aturan terbang yang aman, dan mendarat dengan aman. Begitu juga dengan forex trading. Ia memerlukan sistem trading yang mapan, mengikuti sinyal trading untuk entry, dan menutup posisi sesuai dengan perhitungan manajemen resiko yang aman.

Para pilot terbaik selalu mengutamakan keselamatan. Begitu pula seharusnya trader forex, langkah-langkah yang dapat mengamankan keselamatan modal seharusnya dijadikan sebagai priotitas utama.

Seorang trader sekaligus hedge fund manager, Jarratt Davis, dalam salah satu pos di situsnya mengisahkan bagaimana pengalamannya selama karir trading dan pergaulannya dengan berbagai institusi investasi dan para trader top yang bekerja di dalamnya.

Ternyata banyak hal-hal tersembunyi yang layak untuk kita pertimbangkan sebagai bekal untuk perjalanan karir trading kita. Berikut adalah beberapa diantaranya:

Tetap Percaya Pada Kemampuan Diri Walau Mengalami Kerugian Beruntun

Masing-masing trader memiliki saat terburuknya. Begitu juga dengan orang yang menjadikan trading sebagai profesi dan benar-benar merasakan kesuksesan dalam dunia trading. Saat banyak kerugian menghampiri termasuk dan waktu kerugian beruntun datang, saat itulah menjadi suatu ujian yang akan membedakan antara \”trader sukses\” dan \”trader yang baru merasa sukses\”.

Trader sukses sejati sudah mendalami bagaimana bisnis ini bergerak dan sampai pada tahap menganggap kerugian sebagai suatu kejadian yang wajar. Bahkan sudah memaklumi hal ini menjadi sesuatu yang harus terjadi dalam karirnya sebagai trader.

Trader sukses sejati akan tetap memiliki keyakinan teguh bahwa sistem tradingnya bakal kembali ke puncak performa pada waktunya nanti. Berbeda dengan trader yang baru merasa sukses. Titik ini justru sering menjadi titik balik bagi para pemula dan trader amatir untuk kembali mempertanyakan tentang keandalan sistem tradingnya.

1. Trader Sukses Sejati Tidak Memiliki Batasan Waktu Untuk Masuk Pasar

Walau tidak melakukan trading yang terjadwal setiap jam atau hari atau minggunya, namun setiap hari trader forex yang sukses sejati selalu mengikuti perkembangan pergerakan pasar.

Tidak seperti para trader yang baru merasa sukses, yang masuk pasar dengan dasar pola waktu tertentu. Setiap petunjuk atau sinyal besar dan kecil yang muncul setiap jam, hari atau bahkan mingguan selalu dijadikan kesempatan bagi para para trader amatiran untuk masuk ke pasar.

Pembeda berikutnya adalah ketika para trader sukses sejati tersebut sedang memiliki posisi trading yang terbuka. Mereka tidak pernah berharap bahwa target profit akan tercapai.

Kok aneh ya? Baru kali ini ada orang yang nggak ingin harapannya dikabulkan. Bukan begitu..tapi mereka lebih cenderung berfokus mengamati sinyal-sinyal yang muncul setelah posisi dibuka, apakah terus ada dukungan yang searah dengan posisi tersebut. Mereka meyakini bahwa posisi yang sudah dibukanya di dalam pasar tidak akan mampu untuk mempengaruhi pergerakan harga di pasar, sehingga siap sedia untuk \”meralat\”.

2. Para Trader Sukses Sejati Sangat Hati-Hati Menjaga Risiko

Seorang trader sukses sejati berpikir tentang meminimalkan risiko, sedangkan trader yang baru merasa sukses menghitung bagaimana mereka bisa memaksimalkan keuntungan.

Seorang trader sukses sejati selalu berusaha menjaga dan membatasi kerugian tidak lebih dari 2 persen dari nilai akun dalam satu posisi yang mereka buka. Mereka juga dengan ketat memberikan batasan risiko maksimal sebesar 1 persen untuk sekali kesempatan masuk pasar.

Untuk mendukung manajemen risiko seperti itu, mereka menggunakan strategi stop loss yang lebar. Mengapa demikian? Karena dengan rentang nilai besar atau lebar tersebut, mereka memiliki kesempatan untuk membuat evaluasi. Apakah posisi yang mereka buka tersebut sudah sesuai dengan arah pergerakan pasar dan sinyal-sinyal yang muncul setelah posisi dibuka?

Nah, jika disimpulkan posisi mereka salah, maka dengan cepat mereka bisa menutup posisi guna meminimalkan risiko dan kerugian.

3. Trader Sukses Sejati Hanya Memasang Target Secara Tahunan

Seorang trader yang sangat baik menjaga dana yang dikelolanya, fokus pertamanya adalah keamanan dana investor, baru kemudian berbicara tentang keuntungan.

Salah satunya adalah dengan menerapkan penghitungan kerugian maksimal yang dialami tidak lebih dari 10 persen selama rentang waktu setahun. Dan menghasilkan keuntungan dalam rentang 25-40 persen.

Berbeda dengan trader yang baru merasa sukses, beranggapan bahwa menghasilkan keuntungan ratusan persen dalam beberapa kali trading saja adalah cara trading yang baik dan benar.

4. Trader Sukses Sejati Berfokus Pada Fundamental

Pelaku pasar forex bukan hanya spekulan. Setiap hari, banyak sekali transaksi bisnis yang tidak berdasarkan spekulasi. Kapan saja bisa terjadi, suatu perusahaan melakukan transaksi valas dalam jumlah besar. Sebagai gambaran misalkan ada perusahaan X di negara A hendak melakukan ekspansi ke negara B. Dalam proses tersebut ternyata pabrik X harus membeli mata uang negara B sejumlah 50 juta dolar.

Setelah mengamati dalam beberapa bulan terakhir semenjak menjadi seorang trader, ternyata masih terdapat tingkah laku seorang trader yang memiliki persepsi salah kaprah mengenai dunia trading. Bagi seorang trader yang baru terjun ke dunia trading, terkadang mereka memandang bahwa dunia trading adalah suatu cara dimana untuk menjadi kaya secara instan, maka terjunlah ia kedalamnya tanpa memiliki dasar yang cukup. Padahal, ini keliru.

Yang perlu Anda ingat, Trading bukanlah mesin jackpot yang dengan mudah memasukkan sebuah koin. Selain itu, trading juga bukanlah sebuah permainan dimana Anda tinggal menekan tombol BUY ataupun SELL. Sebenarnya trading adalah suatu bentuk investasi.

Dimana investasi tersebut seperti menanamkan uang Anda hingga mendapatkan \”return of investment\” hingga beberapa persen per tahun. Namun, bersama dengan kemungkinan profit tersebut, ada pula kemungkinan rugi. Besarnya profit yang bisa didapat pun berbeda-beda bagi setiap orang, sehingga kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.

Terdapat sebuah cerita yang sangat menarik dari seorang trader disalah satu forum yang pernah saya baca, bahwa trader ini bercerita mengenai pengalamannya selama menjadi seorang trader.

\”Ketika itu saya menjadi trader pada salah satu firma di Wall Street, dimana disana ada satu orang yang selalu menghasilkan profit lebih banyak dari kita semua yang berada pada firma tersebut. Maka kami semua sangatlah segan dan takjub kepadanya. Pernah suatu saat kami melihat dia menghasilkan setengah juta Dollar Amerika hanya dalam satu hari dan saya masih ingat jelas dengan kejadian pada hari itu.

Kami semua berkumpul di sekitar komputernya dan mendengarkan cerita apa yang dia tradingkan. Kami semua berharap akan mendapatkan pencerahan agar bisa seperti dia.\”

\”Dia sangat hebat sampai saya selalu gugup jika berbicara dengannya. Dia seperti seorang selebritis. Tapi setelah setahun trading bersama dia, dalam satu ruangan, aku tidak bisa menemukan bagaimana dia melakukan itu. Itu seperti sesuatu yang ajaib.\”

\”Beberapa tahun kemudian, barulah saya menemukan keberhasilan trading saya sendiri. Hanya saja, saya belum benar-benar yakin. Sepertinya bisa lebih besar dari ini. Saya pikir ini berhubungan dengan market yang selalu dinamis, dan saya masih terus belajar hingga hari ini.\”

Perhatikan: bagi seorang trader yang berpengalaman sekalipun, mereka tetap dituntut untuk terus selalu belajar.

Dunia trading adalah dunia yang dinamis, berbagai aspek tergabung di dalamnya. Bila kita ingin menjadi seorang trader yang benar-benar sukses, maka kita harus selalu belajar untuk memahaminya.

Tanpa belajar maka kita tidak akan memiliki sebuah dasar dalam menaklukkan dunia trading yang dianggap oleh sebagian orang sebagai \”Welcome to the Jungle\”. Terjun ke dunia trading tanpa memiliki kemauan cukup untuk terus belajar, sama saja dengan tersesat ditengah-tengah hutan belantara dimana Anda bisa celaka setiap saat.