Kunci Profit Kathleen Brooks

Ya, trend memang memberikan banyak peluang meraih profit besar, tapi bukan berarti setiap trader harus menunggu terbentuknya trend untuk dapat memperoleh keuntungan.

Ketika pair forex andalan Anda sedang bergerak sideways, bersikaplah fleksibel. Amati bagaimana pergerakan harga di beberapa time frame sekaligus, dan gunakan indikator teknikal yang tepat.

Kathleen Brooks memberikan contoh insipirasi trading ini melalui analisa EUR/USD berikut:

Pada time frame mingguan, EUR/USD tampak bergerak sideways. Harga membentuk pola double top yang menguji resistance 1.5000. Secara umum, kondisi itu mencerminkan kemungkinan penurunan.

Namun setelah dilhat di time frame harian, pair tersebut ternyata masih berada dalam trend bullish. Jadi meskipun outlook jangka panjang EUR/USD relatif bearish, harga tak akan begitu saja turun dan menciptakan downtrend yang signifikan.

Untuk merespon situasi tersebut, Kathleen Brooks kemudian menggunakan tool andalannya saat pasar ranging, yakni Fibonacci dan Pivot Point. Strateginya tak jauh berbeda dengan metode penggunaan Fibonacci dan Pivot Point secara umum.

Selanjutnya, jangan Terlalu Percaya Safe Haven. Inspirasi trading ini berhubungan dengan cara menghadapi gejolak pasar saat isu politik berperan dominan.

Paham tradisional biasanya mengarahkan investor untuk berpihak pada aset-aset yang dianggap safe haven (Emas, Franc Swiss, dsb.). Namun menurut Kathleen brroks, prinsip itu tak selalu relevan dengan keadaan sebenarnya.

Ia mengambil contoh inspirasi trading dari krisis utang yang membelit negara-negara Eropa di tahun 2011. Saat itu, baik Emas maupun CHF dianggapnya gagal menampilkan performa yang memuaskan.

Setelah melesat hampir 30 persen, XAU/USD \”menjadi korban dari kesuksesannya sendiri\”, ketika di bulan September investor ramai-ramai mengambil aksi profit taking. Sementara itu, penguatan CHF dihadang oleh Bank Sentral Swiss (SNB) yang melakukan intervensi karena khawatir EUR/CHF mencapai paritas.

Pelajarannya, safe haven memang menjadi \”tempat pelarian\” saat pasar finansial mengalami gejolak dan diliputi banyak ketidakpastian. Namun demikian, sebaiknya jangan menempatkan semua investasi Anda pada jenis aset ini saat pasar dilanda kecemasan, karena ada kemungkinan-kemungkinan lain yang membuat safe haven tak lagi dapat terlalu diandalkan sebagai \”tempat berlindung\”.

Selain itu, \”Overtrading adalah kesalahan terbesar dalam trading. Bertindak sebelum waktunya, tak peduli se-fantastis apapun ide yang mendasarinya, akan berujung pada kerugian besar,\” kata Kathlyn Brooks.

Tokoh forex yang terlibat dalam penulisan buku \”Currency Trading For Dummies, 3rd edition\” ini menekankan bahwa trader tak bisa bermodalkan ide saja, karena market tidak digerakkan oleh ide seorang trader.

Dalam mengungkapkan insipirasi trading ini, Kathleen Brooks bercermin pada prinsip Jesse Livermore, trader legendaris yang sukses besar karena selalu mempelajari market dan menunggu momen tepat sebelum beraksi. Lalu bagaimana cara mengetahui saat paling tepat untuk membuka posisi? Menurut Kathleen, ada 4 langkah yang bisa dilakukan, yaitu:

Memilih pair ideal
1. Menganalisa level-level penting dan mengamati pola chart yang terbentuk dari pergerakan harga di pair tersebut.
2. Memantau harga atau memasang alarm untuk mengantisipasi penutupan harga di atas atau di bawah level penting.
3. Cek kalender ekonomi untuk melihat apakah ada rilis data penting yang bisa mendorong harga mencapai target Anda.
4. Trading menyimpan banyak kesulitan dan tantangan.

Bagi Kathleen Brooks, itulah alasan mengapa orang-orang sukses tertarik dengan bidang ini. Jika Anda terlalu tidak sabaran dan kurang telaten menerapkan langkah-langkah di atas, maka artinya Anda belum melangkah di jalur keberhasilan.

Sadar akan kesibukan setiap trader yang bisa bervariasi, Kathleen Brooks berpendapat jika fokus full time bukanlah sesuatu yang harus dilakukan semua trader.

\”Bagi Anda yang sibuk karena punya pekerjaan selain trading, aturlah waktu sebaik mungkin. Lihatlah pada hal yang benar-benar penting, jangan asal mengikuti setiap informasi dan rumor pasar.

Dengan cara itu, akan lebih mudah bagi Anda untuk menganalisa harga dan bersikap bijak dalam membuat keputusan trading,\” kata Kathleen Brooks.