90 Persen Day Trader Rugi

90 Persen Day Trader Rugi

Investigasi yang dilakukan oleh penulis The Forex Guy, Dale Woods yang dibantu oleh anggota War Room ini menarik untuk dibahas.

Kompilasi Fakta Trader Yang Mengalami Loss
1. Larangan Regulator China
Dimulai dari kompilasi fakta terlebih dahulu. Menurut artikel Reuters pada tahun 2008, Komisi Regulator Perbankan China melarang bank-bank di negara tersebut untuk menawarkan trading margin Forex kepada klien-klien mereka.

\”80 sampai dengan 90 persen trader forex kehilangan uang mereka walaupun bank-bank menyediakan jasa yang secara umum memungkinkan para trader mendapatkan profit juga dari situ,\” demikian pernyataan regulator tersebut. Kutipan tersebut cukup berguna, tetapi masih jauh dari kesimpulan apakah faktanya memang 95 persen trader forex mengalami kerugian.

2. Profitabilitas Day Trader
Dari abstrak artikel jurnal yang ditulis oleh Douglas J. Jordan dan J. David Blitz yang dipublikasikan di the Financial Analysts Journal (Vol. 59, No. 6, Nov-Dec 2003), tertulis:

\”Kami menggunakan dua metodologi berbeda untuk menguji profitabilitas dari sampel day trader di AS. Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah day trader yang kehilangan uangnya, dua kali lipat lebih banyak daripada trader yang mendapatkan uang. Hampir 20 persen trader yang dijadikan sample mengaku lebih banyak rugi daripada profit. Kami menemukan bukti bahwa profitabilitas day trader sangat bergantung pada pergerakan Indeks Nasdaq Gabungan.\”

Data tersebut sangat mendukung pandangan penulis tentang day trading. Day trading lebih sulit dan lebih berisiko daripada swing trading jangka panjang. Akan tetapi, ini juga masih belum cukup untuk dikatakan sebagai fakta. Mari lihat fakta berikutnya.

3. Paper Penelitian Tentang Kemampuan Spekulator Taiwan
Berdasarkan paper penelitian berjudul “The Cross-Section of Speculator Skill: Evidence from Taiwan” yang ditulis oleh Barber, Lee, Liu and Odean yang dipublikasikan pada tanggal 14 Februari 2011 di the Social Science Research Network. Menggunakan data dari Bursa Efek Taiwan, performa day trader selama 15 tahun, dari 1992-2006 dievaluasi. Kutipan dari halaman 13 paper tersebut cukup relevan:

\”Dalam rata-rata tahunan, 360,000 individu memilih untuk melakukan day trading. Sekitar 13 persen dari mereka mendapatkan profit bersih. Sedangkan hasil dari analisis kami menunjukkan bahwa kurang dari 2 persen dari day trader tersebut (1000 dari 360,000) telah mampu untuk bertrading dengan baik secara konsisten.\”

Statistik tersebut sangat mencuri perhatian, dimana hanya 2 persen trader yang bisa profit dengan konsisten. Meski begitu, satu hal yang perlu diingat adalah, penelitian tersebut hanya fokus pada day trader dan tidak melihat gaya trading yang lain.